AKUARIUM LAUT

Kalau anda termasuk yang beranggapan bahwa akuarium laut lebih mahal dibandingkan dengan akuarium air tawar, hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Ikan air laut (dan penghuni laut lainnya) secara umum justru lebih murah dibandingkan dengan ikan air tawar. Jawaban klasik kenapa begitu adalah karena ikan laut tidak perlu dibudidayakan melainkan tinggal dipanen saja.(Tentu saja hal ini kurang bijaksana, justru untuk melestarikan mahluk-mahluk tersebut, para hobiis akuarium laut semestinya tertantang untuk membudidayakannya. Beberapa jenis ikan dan koral diketahui telah berhasil dibudidayakan di akuarium). Nilai kemahalan akan terjadi pada saat anda melakukan pemilihan terhadap peralatan pendukung. Karena peralatan ini bisa mempunyai kisaran harga dengan rentang variasi harga bisa besar. Meskipun demikian bagi mereka yang senang merakit peralatan sendiri, penekanan biaya bisa dilakukan dengan baik.

Pernahkan anda membayangkan keindahan laut pada lingkungan koral di kedalaman tertentu, dengan berbagai ragam warna, bentuk dan tingkah laku penghuninya yang memukau. Dengan kesabaran dan ketekunan anda dapat menghadirkannya di rumah anda. Tapi jangan lupa pula untuk turut serta berpartisipasi melestarikan mereka dan lingkungan mereka di habitat aselinya.

Tidak dapat dipungkiri bahwa memelihara akuarium laut memerlukan perhatian lebih dibandingkan dengan memelihara akuarium air tawar, karena seperti diketahui air laut merupakan “larutan kimia” yang terdiri dari berbagai jenis bahan terlarut dengan kadar yang relatif tinggi. Oleh karena itu, sering disebutkan bahwa keberhasilan dalam memelihara akuarium laut sangat ditentukan oleh pengetahuan mengenai sifat kimia air laut dan waktu yang dapat diluangkan untuk merawatnya.Dalam memelihara akuarium laut alangkah baiknya diawali dengan perencanaan yang baik. Mulailah dengan merancang tema yang akan dihadirikan. Anda bisa memilih antara memelihara akuarium ikan saja, akuarium koral saja , atau akuarium kombinasi antara keduanya. Masing-masing memiliki persyaratan yang relatif berbeda. Anda juga bisa memilih tema sesuai dengan habitat yang ada, sebut saja tema Caribean Coral Reef, atau Pulau Seribu Coral Reef, dll. Kalau keindahan habitat tersebut bisa anda tiru secara miniatur maka akuarium anda tidak akan hanya merupakan “gudang” kumpulan mahluk air, tetapi akan merupakan karya seni yang menjanjikan.

Satu hal yang perlu menjadi perhatian, yaitu bersabarlah dalam memulai membangun akuarium laut. Setelah anda menentukan tema dan menyusun konfigurasi dasar, dan setelah anda mengisinya denga air laut biarkan akuarium laut tersebut beberapa lama, untuk membentuk ekosistem yang stabil. Jangan buru-buru memasukan mahluk hidup apapun sebelum anda yakin keseimbangan ekosistemnya telah terjalin dengan baik. . Hindari terjadinya “new tank syndrome”, sehingga anda tidak perlu kecewa justru diawal anda membangun karya anda.(O-fish/Dhephok)

………….Selamat bereksperimen……………..

2 Responses

  1. wah lebih susah dari akuarium tawar ya hehe. thx infonya gan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: